Tuesday, March 29, 2016

(Nonton) Batman vs Superman: Dawn of Juctice



google.com

Aaaa.. itu ngga pake celana – Luhita, 2016

Saya familiar dengan kedua superhero ini. Beberapa filmnya sudah saya tonton. Tapi saya belum pernah baca komiknya. Kebanyakan main sama Miiko ini mah. 

Jadi saya ngga paham betul asal-usul Bruce Wayne jadi Batman atau apakah Superman sama Lex Luthor itu seumuran. 

Ketika beberapa selebtwit yang saya follow ngomongin Batman versus Superman, saya biasa aja. Ngga berhasrat. Tapi nonton dua kali. Lah dibayarin. Leh uga. Pengin tau kenapa si sampe Batman marah-marah sama Superman. Yang kedua karena temen deket yang ngajak. Rakus banget nontonnya.

Tiap kali film baru rilis saya selalu nahan diri buat ngga nonton trailernya sebelum ke bioskop. Paling liat ratting di Rotten Tomatoes.  Kecuali film horor ya. Buat yang satu ini, penting buat liat trailer. Saya juga ngga yang rajin-rajin banget buat selalu nonton film baru di bioskop. Kadang sayang uang. Iyalah kak, dua puluh lima rebu kalau asal nonton terus dapetnya Pocong vs Kuntilanak: Civil War ya BHAY. 

Batman vs Superman: Dawn of Juctice kayaknya bakal jadi perang DC Comic vs Marvel. Marvel keluarin Civil War, DC keluarin Batman vs Superman: Dawn of Juctice. Mana setelah nonton Batman vs Superman: Dawn of Juctice, jadi punya firasat keknya Civil War temanya hampir sama. Hampir loh ya. Dikit keknya. Fans jangan pada marah.

Apalagi Batman vs Superman: Dawn of Juctice ini taglinenya #WhoWillWin. Pake hashtag. Kan promosi sosial medianya dapet banget. Di twitter sering liat #TeamBatman sama #TeamSuperman. Di instagram apalagi, memenya banyak bingit. Ditambah pas banget ini long weekend. Pegawai sama anak sekolah libur. Mahasiswa juga banyak yang pada tanggung mau pulang mudik. Yaudah bioskop satu-satunya di Purwokerto ini padet. Dua kali nonton, dua kali duduk di deret K. Lumayanlah, leher ngga potek terus-terusan ngedongak. Apasih, malah curhat. 

Sinopsis dikit. Spoiler yes. 

Film dibuka sama flashback Bruce Wayne yang bapak ibunya meninggal. Dilanjut kota Metropolis yang hancur pasca Jend Zod lawan Superman. Eh bentar, ini sampe sekarang saya masih bingung yang hancur itu Gotham City atau Metropolis. Yaudah lah ya, terserah. 

Efek dari pertarungan si Superman, bikin Bruce bete abis. Dese marah. Kota hancur, warga banyak yang meninggal. Ya bener juga si, egois banget. Situ yang punya masalah, kita yang sengsara. Skip. Karena marah, Bruce napsu banget buat ngelawan Superman. 

Di lain tempat, Lois Lane lagi ngeliput pemberontak di Nairomi, Afrika. Ternyata temen dese itu CIA dan ketauan, dibunuh deh sama komplotan ini. Ternyata di komplotan ini ada pengkhianat (kemudian kita tau kalau mereka suruhannya Lex Luthor). Superman sebagai pacar siaga, dateng nyelametin Lois. 

Ternyata efek penyelamatan ini berdampak buruk. Senator cewe dari Kentucky ngadain sidang yang datengin “korban” dari aksi Superman di Afrika. Mereka mempertanyakan eksistensi Superman. Mereka ngerasa kalau Superman beraksi terlalu berlebihan. Sampe ditampilin talkshow yang ngebahas pahlawan apa yang mereka dibutuhkan di bumi ini. Diraguin sama banyak orang, lumayan bikin Clark Kent ini galau. 

Sementara, Alexander Luthor nemuin fungsi dari batu Krypton. Dia minta ke pemerintah USA akses ke pesawat Jend Zod sama jenazahnya. Buat dibikin eksperimen. Si senator cewe nolak karena paham rencana Lex Luthor. Lex Luthor udah nyiapin backup plan. Dia rekrut mantan pegawai Bruce yang juga jadi korban di peristiwa 18 bulan lalu. Dan BAAAMMMMM. 

Ledakan itu otomatis nyulut emosi Batman. Tambah kesel dia karena sempet ketemu Superman waktu lagi mau ngerebut batu Krypton di pelabuhan. Kemudian akhirnya kita tau, kalau kasus di Nairomi, ledakan di parlemen dan diculiknya ibu Superman itu kerjaannya Lex Luthor. Sampai kemudian, Batman pun kemakan umpan Lex. Yes, Batman ngambil batu Krypton dari kantor Lex. 

Yep, Lex Luthor yang menggalang opini publik untuk mempertanyakan keberadaan Superman, nyiptain duel antara manusia kelelawar dan manusia Krypton. Sementara dia punya rencana sendiri buat menuhin ambisinya. 

Batman vs Superman: Dawn of Juctice, ini gemuk banget. Asli. Film ini dua jam lebih. Sampai ledakan di Capitol itu, saya udah bosen sebenernya. Dari awal film, Snyder terus-terusan kasih kita clue buat nebak kenapa Batman bisa sampai musuhan sama Superman. Kalo kata kak Vincent Jose, Batman vs Superman: Dawn of Juctice was spectacular to see, but emotionless to feel. 

Dari awal, Snyder nampilin Batman vs Superman: Dawn of Juctice ini kelam banget. Mulai dari Bruce yang lari-lari cantik di hutan, monster dimakam ortunya sampai Bruce yang lagi mimpi (ini Inception abis). Lha tak kira malah dia bakal masukin zombie di Dawn of The Dead saking kelamnya. Sementara Superman galau abis. Kasian, sepanjang film mukanya sedih mulu. Jadi pengin puk-pukin. Eh. 

Saya ngga tau menurut orang lain ini adegan penting atau bukan. Cuma menurut saya, aneh aja gitu waktu Lois Lane ngebuang tombak batu Krypton ke kolam. Kemudian dia baru sadar kalau tombak itu masih bisa dipakai. Memang penyesalan selalu di belakang. Semua yang diciptakan Tuhan pasti ada fungsinya. Mbak Lois Lane terlalu cepat ambil keputusan. Ataukah scene itu yang dijadiin pondasi perpisahan terakhir Clark dan Lois. Ah klise.

Batman transformasinya gitu amat. Waktu jaman masih susah, bajunya sederhana. Jangankan kebal peluru atau matanya bisa nyala, pentil aja masih nyeplak. Wekaweka sekali. Pantes temen saya misah misuh liat kostum Batman yang baru. 

Meski dari durasi dan script yang lama, gemuk daaan agak bosenin, aktingnya bagus yak. Betah banget nungguin mbak Wonder Women. Pas dia keluar lengkap dengan kostum: Aaaakkkk panutankuuu.

The Flash bakal dimainin Ezra Miller. Gemesh gemesh. Jesse Eisenberg bikin kesel, ga cukup ya di Zombieland dia konyol begitu. Karakter Lex Luthor dibawain dia jadi lebih mirip Joker dengan porsi ngelawak lebih sedikit, sedikit sakit jiwa dan banyak gemesnya. Saya ngga mau komentarin Batman sama Supermannya. Capek lah udah ngeliat mereka berdua. Biarin Om Snyder sibuk dengan mereka berdua. Sementara supporting charactersnya lebih menarik.

Kemudian teriak lagi: Aaaakkkk Ezra Miller aaaakkkkk…

Dua jam lebih, Snyder nampaknya pengin gabungin semuanya. Agak kasar ya nyambungin clue-clue di awal film. 

( ( N A M P A K ) )
Jadi, ibu Batman sama Superman sama-sama Martha? Superman lebih muda dari Batman? Tak kira mereka seumuran. Bahkan Lex Luthor juga ternyata ngga seumuran sama Superman. Gotham City itu sebelahan sama Metropolis?
Thanks for reading :)
Galih

Monday, February 1, 2016

(Nonton) Tales of Halloween



Halloween udah lewat

2015 udah lewat

Januari udah lewat


Tales of Halloween, ini antologi film horor yang tentu saja bertema Halloween. Yang udah nonton Christmas Horror Story pasti agak dejavu nonton film ini.

Yap, narasi dari penyiar radio yang membuat kedua film ini ada kemiripan. Satu lagi, keduanya sama-sama bersetting di sebuah kota dengan beberapa kejadian. Dari poster ada sepuluh nisan yang melambangkan 10 cerita dalam antologi ini. 

Sepuluh film pendek dalam antologi ini menggambarkan kalau di malam Halloween bukan Cuma pesta dan permen. Tapi juga ada perayaan kematian, balas dendam, sekadar iseng atau bahkan tetangga yang terganggu. 

Beberapa judul dieksekusi dengan imbuhan dark humor dan yang nunggu bergalon-galon darah di film ini, maaf, sepertinya tidak. Dengan banyaknya anak-anak kecil berkostum Halloween dan narasi dari Adrienne Barbeau, kita diajak menikmati satu persatu cerita yang seolah terjadi di tiap sudut kota. 



Sweet Tooth
Directed by David Parker 

Mikey yang diceritakan kisah Sweet Tooth oleh pengasuhnya. Si kecil Timothy Blake yang sedih tiap kali pulang ber-trick-or-treating, karena tidak diperbolehkan makan permen oleh orang tuanya. Timmy yang marah karena semua permen dihabiskan orang tuanya kemudian membunuh mereka. Timmy akhirnya menikmati permen pertamanya. Dia memakan sampai kepingan terakhir yang tidak dimakan orang tuanya. Tapi.. dia ingin lagi. Namun tidak ada yang tersisa. Kemudian.. Timmy makan semua permen yang bisa ditemukannya di dalam perut orang tuanya, tapi.. dia ingin lagi. Sekarang setiap Halloween sejak hari itu, roh jahat Timothy datang dan mengambil permen anak-anak yang tidak mau berbagi.

Mikey yang ketakukan karena cerita pengasuhnya meninggalkan sebungkus coklat di depan pintu. Dan ketika malamnya Timothy Blake benar-benar datang, hanya Mikey yang selamat. Sementara kedua pengasuhnya tewas dengan usus terburai. 

Sweet Tooth ini manis banget buat opening. Cerita sederhana. Kalo kata Nick Allen, “it doesn't have the same imagination in its tale of a ghoul who punishes on those who don't share their candy.”
Plus, roh jahat Timothy Blake ini serem juga. 

The Night Billy Raised Hell
Directed by Darren Lynn Bousman 

Billy diantar kakaknya untuk ber-trick-or-treating, ditantang untuk melempar telur ke rumah tetangganya.  Si tetangga yang ternyata pria tua gila malah menunjukkan pada Billy apa itu lelucon Halloween. Kita diajak untuk melihat si pria tua dan “Billy” yang mulai jahil di malam Halloween. Mulai dari menusuk tetangga yang memberinya sikat dan pasta gigi (?), membakar hiasan Halloween di depan rumah, melempar batu ke wajah kakak perempuannya, merebut permen anak-anak lain dilanjut merampok toko (?), menodongkan senjata tajam (?), mencuri mobil Adrianne Curry yang seorang selebriti (?), menabrak anak-anak, corat-coret tembok sampai memasang perangkap beruang di depan rumah seorang pria. Sampai di rumah si pria tua gila baru kita tahu bahwa “Billy” yang melakukan kegilaan di luar itu bukan si kecil Billy yang sebenarnya. 

Trick
Directed by Adam Gierasch 

Awalnya saya bingung, apa alasannya tiga orang dewasa ini diserang oleh anak-anak yang memainkan trick-or-treat. Pria pertama ditusuk oleh gadis kecil berkostum penyihir, wanita pertama ditusuk membabi buta oleh anak-anak berkostum dan pria kedua wajahnya dibakar oleh anak berkostum merah kemudian diberi racun tikus. Wanita terakhir yang ketakutan kemudian bersembunyi dari anak-anak mengerikan ini. 

Kemudian kita diperlihatkan bahwa sebelumnya keempat orang dewasa ini melakukan hal mengerikan pada beberapa anak. Anak-anak berkostum ini menyerbu masuk untuk balas dendam.  

The Weak and The Wicked
Directed by Paul Solet 

Penampakan iblis dan scoringnya juara. Kita diperlihatkan makhluk buas dari neraka yang berkostum kulit manusia I guest,bermata satu, bertanduk dan gigi seri yang besar-besar. 

Bercerita balas dendam seorang remaja pada geng anak nakal yang membakar mobil van dan kedua orang tuanya di malam Halloween. 

Grimm Grinning Ghost
Directed by Axelle Carolyn

Seorang wanita yang pulang dari pesta Halloween di rumah ibunya diikuti oleh hantu yang dalam cerita. Mary Bailey. Jangan menengok kalau kamu dengar cekikikan Mary Bailey di belakangmu. 

Saya berharap cekikikan Mary Bailey semengerikan cekikikan kuntilanak. Meski cekikikan Mary Bailey tidak mengerikan bagi saya, tapi atmosfer ketika si wanita mendengar Mary Bailey sampe ke depan rumahnya cukup membuat tangan saya keringatan. 

Ding Dong
Directed by  Lucky McKee

Dalam dongeng Hansel dan Gretel, yang mati dalam tungku adalah nenek sihir yang jahat. Dalam Ding Dong, Hansel yang masuk dalam tungku. 

Pasangan suami istri yang kehilangan calon anak mereka di malam Halloween. entah kenapa si istri berubah perangainya jadi mirip nenek sihir. Entah kerasukan. Penampilan sang istri yang berubah jadi setan ini mengingatkan saya pada bentuk Leak di Bali. Pada malam Halloween berikutnya sang istri berusaha untuk ceria dengan membagikan permen kepada anak-anak yang mengetuk pintu rumah mereka. Dengan berpakaian penyihir dan suami menjadi Hansel, mereka menceritakan kisah dongeng tersebut kepada anak-anak sebelum membagikan permen. Di akhir cerita, sang istri yang sensitif jika menyangkut anak memasukkan suaminya ke dalam tungku pemanggang roti. Ding Dong ini buat saya cukup komikal. Saya suka aksen si istri waktu jadi penyihir. 


This Means War
Directed by John Skipp & Andrew Kasch 

This Means War jadi satu-satunya cerita tanpa ada unsur gaib di dalamnya. Minim dialog tapi mengantarkan kita ke Halloween berdarah. Persaingan dalam hiasan Halloween membuat si professor marah pada tetangga depan rumahnya. Perkelahian mereka berakhir di atas sebuah kayu. 
 
Friday the  31st
Directed by Mike Mendez 

Kapan lagi liat si topeng kulit manusia histeris dikejar korbannya. Yup, Friday the  31st ini parodi Friday the 13th. Dengan tambahan alien yang ber-trick-or-treating, mayat yang hidup lagi dan battle berdarah. Saya ketawa liat si topeng kulit manusia yang teriak-teriak dikejar korbannya yang kerasukan alien. 

The Ranssom of Rusty Rex
Directed by Ryan Schifrin 

Menceritakan penculik yang salah tangkap. Pengusaha incarannya ternyata tidak punya anak bernama Rusty. Dan mereka akan terus ditempeli si Rusty yang mengganggu ini. 

Bad Seed
Directed by Neil Marshall 

Halloween tidak lengkap kalau tidak ada buah labu yang hidup kemudian memakan manusia di depannya. Bad Seed menceritakan buah labu yang berubah mengerikan. Dan ternyata diproduksi masal oleh sebuah pabrik. 


Menyenangkan nonton Tales of Halloween. sembilan cerita yang ditutup dengan labu jadi-jadian. it ends on a klutzy note. Favorit? Friday The 31st

Friday, October 9, 2015

Jelajah Gua Petruk

Halo, saya Galih. 

Waktu pemerintah Jawa Tengah ngumumin lomba blog Visit Jawa Tengah 2015 dengan tema wisata minat khusus, saya bingung. Pengin ikut tapi apa ya yang mau ditulis? Kebetulan ini udah bulan Oktober ya, temanya kan Hallowen serem-serem gitu. Kita main gelap-gelapan aja yuuuk.. 

Jadi saya main lagi ke gua. Kali ini Gua Petruk. Di daerah Kebumen, Jawa Tengah.Ga jauh dari Gua Jatijajar di Kecamatan Ayah. Gua Petruk ini khusus banget buat yang pengin petualangan, basah-basahan dan keluar keringat.


Ga jauh dari Gua Jatijajar di Kecamatan Ayah. Gua Petruk ini khusus banget buat yang pengin petualangan, basah-basahan dan keluar keringat. 



Bekal untuk masuk ke gua ini cukup kaos lengan panjang, sandal gunung (kalau sandal cantik/ jepit pasti putus), air minum dan siap basah-basahan. Komplek Gua Petruk sepi waktu saya sampai. Hanya ada dua sepeda motor. Sebelumnya saya sudah pernah ke Gua Petruk bareng IBU (hahaha), dan itu Cuma sampai 350 meter. Karena kali destinationnya adalah Batu Payudara, yang artinya harus masuk 750 ke dalam. 750 meter itu batas masuk pengunjung dengan pakaian biasa. Artinya tanpa peralatan macam sepatu boot, pakaian anti air dan perlengkapan jelajah gua lainnya. Lebih dari 750 meter, peralatan yang dibawa harus lengkap.


Sebelum sampai mulut gua, jalannya nanjak banget. Tapi ada anak tangganya kok. Komplek Gua Petruk ini deket banget sama pemukiman penduduk. Jadi 100 meter dari pintu masuk, bakal ketemu bocah-bocah kecil lagi mainan, ibu-ibu yang lagi nyuci, sama truk milik pemerintah yang lagi ngisi air buat kebutuhan penduduk. Kebetulan bulan ini lagi kemarau panjang. Dan air yang mengalir dari Gua Petruk dimanfaatin buat kepentingan penduduk.




Sampai di mulut gua, saya capek lho. Jalannya lumayan. Waaaaw mulut guanya lebar banget. Masuk ke dalam kita langsung disambut bau guano (kotoran kelelawar). Di bagian dalam sebelah kanan, sungai bawah tanah mengalir deras. Dikira sepi di dalem, ternyata ada seorang bapak yang tinggal di sekitar komplek gua, sedang mengumpulkan guano. 

Jadi 350 meter pertama, lokasi pertama adalah aula gua yang besar banget. Di langit-langit gua yang tinggi, kelelawar yang mungkin jumlahnya ratusan pada bergantungan. Sementara di bawahnya, lantai gua jadi lembek penuh guano. Karena banyak makhluk hidup disitu jadi hawanya pengap dan panas. Ga mengganggu banget si kalau buat saya baunya. Menyengat iya, tapi yang jelas jadi panas. Sumuk kalau orang jawa bilang. 

di sebelah kanan aula itulah tempat stalaktit yang kita tuju. Manjat dulu tapi, lumayan curam jadi hati-hati ya. Di lokasi itu ada batu layon (mayat), batu buaya, batu ayam telur, batu graham, sendang katak. 



batuan ini bisa ditemuin di sebelah kanan komplek aula besar di 350 meter awal


penerangan seadanya, hanya dibantu senter dan petromaks

vandalisme yang ditemuin di dalam gua


Maaf ya fotonya gelap dan seadanya, karena hanya berbekal lampu petromaks dan senter. Kalau datang di hari minggu, gua bakal lebih terang karena listrik dinyalakan. Listrik itu hanya sampai komplek 350 meter. Masuk ke dalam lagi, semua tergantung petromaks dan senter. 

Lanjut ke dalam, udaranya lebih dingin. Karena kelelawar kebanyakan memenuhi komplek 350. Hanya sedikit yang berada di dalam. 

Semakin ke dalam semakin banyak batuan yang dilalui. Beberapa kali, harus menyeberangi sungai bawah tanah yang airnya dingin. Kepala merunduk jangan sampai kejedot stalagmit. Kaki harus menapak dengan mantap supaya tidak terperosok batu. Kalau masalah licin si tidak. Karena di dalam gua tidak terkena sinar matahari jadi tidak ada lumut yang tumbuh. Cuma hati-hati saja dengan batuan di lantai gua. 

Semakin ke dalam semakin berdecak kagum. Saya melewati sendang yang bentuknya mirip terasering. Berundak-undak. Waktu yang saya habiskan sekitar 1,5 jam. 

 nyebrang sungai bawah tanah



taman gajah, karena batuannya mirip belalai gajah


 
sendang yang bentuknya mirip terasering








fnally, batu payudara. bentuknya (maaf) mirip payudara



Satu setengah jam saya berpetualang, basah-basahan, tidak takut kotor, belajar IPA sekaligus geografi. Satu setengah jam saya mendapat pengalaman yang unik dan tentunya berkualitas. 

Selera wisatawan, bukan cuma saya, sekarang ini pengin cari sesuatu yang baru, yang khusus, yang hanya di tempat itu bisa saya dapat. Selera macam ini yang perlu ditampung oleh pemerintah. 

Saya dan teman-teman saya (kami wisatawan domestik, yes), senang sekali kalau harus datang ke tempat yang bersentuhan langsung dengan alam. Tidak mengapa kami basah, kotor-kotoran. Tapi piknik kami bukan lagi piknik cantik yang datang, foto-foto sekedarnya, beli oleh-oleh. Kami ingin dapat sesutau yang bisa kami share di media sosial, eksis di instagram, cerita ke kawan lain kemudian datang lagi untuk merasakan nikmatnya, tulis di blog. Bisa dibilang, wisatawan saat ini berani membayar dengan harga mahal untuk kualitas pengalaman yang diperoleh dari wisata. 

Memang, caving memerlukan kondisi tubuh yang prima, karena medannya bukan medan datar. Juga dibutuhkan peralatan penelusuran yang memadai serta biaya yang tinggi. Padahal wisata gua mampu memberikan keindahan, keunikan dan kebudayaan. Serta nilai jual yang tinggi. Wisatawan bisa menikmati semuanya denga menjelajah gua. 

Potensi gua ini perlu mendapat perhatian besar dari pemerintah. Dengan  wisata petualangan penelusuran guasebagai obyek dan daya tarik pariwisatasangat besar potensinya untuk menarikwisatawan domestikjuga luar negeri untuk mengunjungigua-gua yang dijadikan sebagai obyekpariwisata. Pemandu saya juga cerita kalau Gua Petruk ini sering dikunjungi bule-bule, mahasiswa dan para pecinta alam dengan banyak tujuan. Umumnya tujuan ilmiah. 

Keberadaan pengelola ini menjadi penting sebagai pengawas juga menjaga. Saya cerita di awal kalau Gua Petruk dimanfaatkan airnya oleh penduduk, juga kegiatan penelusuran gua oleh akademisi kebanyakan. Agar seimbang. Tidak menutup kemungkinan, tanpa ada pengelolaan yang jelas resiko kerusakan malah bakal mengancam. Gua bisa dibilang museum alami akanrusak kalau pengelola mengesampingkan konservasi. 

Gua harus dikaji lebih dulu komponen yang dimiliki apakah sesuai untuk tujuan pariwisata. Gua Petruk dan Gua Barat (salah satu gua alami yang membutuhkan peralatan lengkap untuk penelusurannya) tentu memiliki daya tarik yang berbeda. Ornamen di dalamnya berbeda, bentuk muka guanya berbeda, dan target wisatanya juga berbeda. letak gua yang berada di komplekpemukiman penduduk juga akan mempengaruhi dalam tujuannya untuk pariwisata. 

Gua yang terletak di dekat pemukiman penduduk juga akan mendatangkan dampak dalam kehidupan penduduknya. Penduduk yang terlibat langsung ataupun tidak, juga akan mempengaruhi kelancaran pengembangan gua sebagai objek wisata minat khusus. Keduanya bersimbiosis mutualisme. Dosen saya pernah berkata keterlibatan masyarakat didalam wisata minat khusus penelusuran gua dapat berupa keterlibatan yang termasuk dalam sistem pengembangan komunitas atau sering disebut sebagai community development.

Semoga dalam pengembangannya nanti, gua menjadi salah satu objek wisata minat khusus yang mampu dikunjungi banyak kalangan juga dengan harga yang terjangkau. Saya pernah baca (lupa sumbernya), jadi katanya Gua Petruk ini gua terindah di Nusantara. Cocoook, pantes banget. Banyak orang yang harus tahu keindahan dalam gua Petruk. 

Buat yang mau ngerasain feelnya dikit, bisa intip video yang dibuat mas partner di bawah ini. Jangan lupa subscribe yak



Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Visit Jawa Tengah Periode 5 ( 14 September - 10 Oktober 2015 dengan tema  Wisata Minat Khusus